Selasa, 10 Januari 2017

PDKT

"Mungkinkah aku telah jatuh cinta,
cinta pada pandangan yang pertama..."

Lirik diatas tadi cuma contoh lirik lagunya J Rocks yang berjudul PDKT.
Dalam ilmu penjualan Online, SEBAIKNYA kita melakukan PDKT duluan. Kenapa??
Karena:
1. Calon pembeli tidak bertatap muka langsung dengan penjual
2. Membangun kedekatan antara penjual dan calon penjual
3. membangun kepercayaan calon pembeli

Bagaimana jika Offline??

Saya biasanya melakukan PDKT nya dengan cara memanggilnya dengan sopan (Jika belum tau namanya). Dan akan memanggil namanya jika sudah mengenal namanya terlebih dahulu.

PDKT perlu dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan Calon pembeli yang pertama kalai membeli kepada kita. Belum kenal??

Yuk Kenalan

Jumat, 06 Januari 2017

Follow Up

Beberapa jam sebelum saya menerima telepon dari Nomor Asing di HP saya, saya akan ceritakan hal ini:

Ketika saya sedang browsing, saya kepikiran untuk belanja buku di salah satu Market place. Cari sana cari sini, eh ada yang menarik mata saya, harga bukunya cuma 30rb-an, Gak main-main. kalau dilihat dari judulnya sih Mantep, penasaran deh. Tekan tombol beli dan isi data dan selesai. Ada notifikasi di Hp masuk untuk segera transfer sampai waktu 1 x 10 jam. Kalau tidak transfer maka transaksi dianggap cancel. Yah, transfernya nanti-nanti aja deh. Gumam saya dalam hati. Stalking-stalking di Facebook dan Jumpa lagi artikel yang Headline nya mirip2 judul buku yang tadi saya order, wah bukunya beneran bagus nih kayaknya.


Lanjutin Browsing, Eh trnyata udah 3 jam lebih saya browsing. Saya hentikan browsingnya. dan beberapa jam kemudian, ada nomor asing yang masuk ke HP saya. Nomor telepon dari luar kota (ada +0621). Ternyata eh ternyata yang nelpon saya adalah orang dari Market place tersebut. Dia cuma mau konfirmasi masalah pemesanan buku yang saya beli DAN MENGINGATKAN untuk segera transfer sebelum waktunya habis dan dianggap cancel.

Apa yang saya lakukan??
Tanpa tunda langsung saya transfer karena tadi saya memang lupa.

apa pelajaran yang bisa di petik??

1. Bukan konsumen yang PHP, Mungkin mereka lupa untuk transfer, segera follow up.
2. Bukan konsumen yang cuma nanya2 yang salah, mungkin masih ada keraguan dalam hati mereka untuk melakukan transaksi dengan kita. Follow up lagi
3. Bukan calon konsumen yang mau untuk cancel orderan, mungkin informasi tentang produk dan penjelasan kita yang kurang jelas, Follow Up lagi
4. dan lain lain lagi dan lain lain lagi

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Follow me @BachtiarAnass

Senin, 02 Januari 2017

Ketika Harapan Tak sesuai dengan kenyataan

Berapa Target Omset Tahun ini??
Bulan ini??
Hari ini??

Atau belum menetapkan target omsetnya??

Kita mau kemana Hari ini??

Menuju Target??
Tak menuju kemana-mana??
Menuju suatu tempat tanpa arah??


Mungkin Target kita tak tercapai, TAPI kita sedang menuju tempat yang TEPAT.
Mungkin Target kita Tak tercapai karena Action Kita belum maksimal, maka Maksimalkan lagi Prakteknya.

Mungkin Tahun ini keinginan kita belum tercapai, tapi pastikan kita tetap melangkah.

Mungkin keinginan kita tak sejalan dengan Orang tua, Bicarakan secara sopan dan yakinkan lah.

Terakhir ada Quotes bagus di Pict

Minggu, 01 Januari 2017

Belajar dari 140 karakter twitter

Salah satu Quotes dar Albert Einstein Everything should be made as simple as possible , but not simpler yang yang Kurang lebih artinya Segala sesuatu harus dibuat sesederhana mungkin , tapi tidak berarti dibuat lebih gampang.

Jadikan kesederhanaan untuk menjadi kelebihan.
Lalu apa hal yang bisa kita pelajari dari 140 Karakter twitter??

Ini menurut saya:

1. 140 karakter twitter "memaksa" penggunanya untuk menjadi lebih bijak dalam memilih kata

2. 140 Karakter twitter bisa memunculkan "yang ngetwit" berulang-ulang di timeline

3. 140 Karakter twitter bisa dijadikan sebagai Ajang promosi bagi yang sedang jualan

4. lebih mudah mention teman/ tokoh yang sudah di foolow, sehingga akun jualan juga muncul di TL tokoh tersebut apabila dia me RT (Retweet) nya

---------------------------------------------------------------------------------------------
setiap ada kekurangan, monggo dipilah mana yang bisa di eksplor menjadi kelebihan.

Punya Toko Sepatu dengan modal pas misalnya, jika stok sepatu terbatas, maka bisa dibuat menjadi Limited Edition

Modal ngepas buat jualan Online? bisa jadi dropshipper dulu

Pengen Jualan tapi dapet uang di muka?? monggo jual secara Pre-Order.

Terakhir saya kutip Kata-kata yang bagus di Film "Mission Impossible- Rogue Nation"  

"Keadaan yang Sulit Memaksa Tindakan yang sulit"


Be Creative

Sabtu, 31 Desember 2016

Sejauh Mana Argumen Yang kamu Anggap Benar itu, Benar "Kebenarannya"

Membaca dan melakukan adalah dua HAL yang berbeda. Bahkan sangat berbeda.
Bahkan salah satu guru saya pernah berkata, "Jika Anda membaca buku, maka Anda baru melakukan separuh perjalanan"

Lah setengah perjalanan lagi mana??
ternyata di Praktek nya. ilmu yang di ketahui tidak akan bermanfaat kalau tidak diamalakan/ dipraktekkan. Teori itu "mungkin" benar, Tapi, Benar menurut siapa?? Berhasil buat siapa?? siapa yang sudah membuktikannya??

Lagi jualan di tahun Baru, Tanggal 1 Januari 2017, Target pasar anak-anak- Remaja usia 8-18 tahun, Jualan Jasa Rental Warnet, kira2 yang Main Rame, biasa, padat, atau sepi??

Jika target pasar yang sama tersebut punya uang misalnya Rp. 20.000/ anak. Kira2 dimana mereka akan menghabiskan uangnya??

Sebagian orang berkata "Jalan2, dong. kan Liburan, masa main warnet??"
ada lagi yang berkata "Jelas mereka memilih pantai, ada hiburannya, ongkosnya murah"
lain jawaban lagi ada yang bilang "Tidur, punya duit mungin untuk ditabung beli sesuatu yang lain"

Saya pernah bekerja di suatu Game Center yang pada malam pergantian tahun, sampai beberapa hari setelahnya, dikunjungi oleh keluarga yang belum pernah berkunjung kesana. Seperti yang sudah diketahui, kalau game center adalah tempat yang menjual jasa hiburan untuk anak-anak. Mungkin dari 3 jawaban diatas tadi, saya akan menambahkan 1 jawaban tambahan, '' Jelas, mereka (anak-anak) akan menghabiskan uangnya di Temapt Hiburan, Game Center".

Mana yang benar??
1. Kepantai
2. Jalan2 ke tempat lain
3. Tidur
4. ke Game Center
5. atau ke warnet?


----------------------------------------------------------------------------------------
Tes sendiri, 

kalau Kamu beranggapan Anak2 akan main warnet, mungkin bisa di tes. Cek beberapa warnet yang selalu ramai, apakah tanggal 1 Januari tetap ramai??

kalau beranggapan di pantai akan ramai, coba amati beberapa pantai, apakah ramai dikunjungi anak-anak??

atau apakah teman-temanmu yang biasanya sekolah sekarang (tgl 1 Januari) malah tidur ??


------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kesimpulan:

Kamu tidak akan tahu apa yang akan terjadi sampai kamu melakukannya, mengalaminya atau merisetnya.

dari pada penasaran akan hasilnya, kenapa tiak mencoba merisetnya sendiri??

Kamis, 29 Desember 2016

KONDISIONAL

Saat Pertama kali dulu kerja, Pertama kali pula saya dengar istilah Kondisional. Istilah yang cukup populer di kalangan atasan saya saat itu.

Apa itu Kondisional??
Terjemahan asalnya adalah Mengkondisikan sesuatu.

Misalnya kalau Orang yang berada di Bagian A, harus bisa merangkap pekerjaan bagian B, karena mungkin si B sedang tidak masuk atau ada deadline yang harus dikerjakan disaat bersamaan.

Lalu apa??
Kalau ini dihubungkan sama dunia penjualan, mungkin ini pelajaran yang bisa dipetik:

1. Hari ini bisanya apa?? Kalau hari ini skill kita cuma 1, besok bisa ditambah 1 lagi
2. Hari ini belum bisa posting jualan di facebook?? tetap bisa nulis di Blog.
3. Hari ini belum . . . . (isi sendiri) , masih bisa .... (isi sendiri)


Kondisional adalah kondisi yang "memaksa" Kita harus bisa melakukan kegiatan lebih dari biasanya.
Walaupun kita tidak akan fokus akan hasil yang didapat, tapi paling tidak kita sudah Mencoba "memaksa" keluar dari zona nyaman

Senin, 24 Oktober 2016

Mahal Itu.... (Bagian 3)

*Terinspirasi dari Catatan nya mas Fikry Fatullah tentang "Mahalnya menunda-nunda".
Karena mahal atau murah itu menurut saya Relatif tergantung dari benefit.
Mungkin Benefit bisa terukur TAPI biaya menunda JUGA bisa diatur.
Jika menurut anda itu Penting, Ya BUANG kata "Later" nya.
Dipembelian awal Produk akan banyak yang memberikan harga "miring" bagi yang melakukan transaksi TANPA TAPI DAN NANTI.
Dan dibalik itu, pasti akan ada orang yang menyesal karena Harus membayar lebih MAHAL karena mempertebal Kata LATER nya
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Catatan Mas Fikry Fatullah "Mahalnya menunda-nunda">>>> http://goo.gl/rHV2ff